Karakteristik Desain Interior Rumah Jepang yang Begitu Ikonik
karakteristik Interior Rumah Jepang - Setiap negara
pastinya memiliki gaya konstruksi bangunan rumah dengan karakteristik
tersendiri, baik dari segi interior maupun eksterior.
Tak terkecuali dengan Jepang, yang mana desain interior rumahnya
selalu mengedepankan unsur kesederhanaan dan natural.
Itu sebabnya, mengapa banyak masyarakat Indonesia yang
tertarik dengan gaya desain interior rumah Jepang.
Lantas, seperti apakah karakteristik desain interior rumah
Jepang?
Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, yuk
simak langsung ulasannya di bawah ini.
Ciri Khas Desain Interior Rumah Jepang
1. Penggunaan Lantai Kayu
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa penggunaan lantai
kayu sangat identik dengan kesan natural dan elegan.
Disisi lain, lantai kayu juga memiliki tekstur yang cukup
empuk sehingga sangat nyaman pada pijakan kaki.
Bahkan, ternyata penggunaan lantai parket kayu memiliki
dampak yang bagus untuk kesehatan tubuh lho.
Pasalnya, lantai
parket kayu memiliki kemampuan yang bisa mengeluarkan ion-ion negative dari
dalam ruangan.
Menariknya lagi,
lantai parket kayu juga mampu membuat suhu didalam ruangan rumah terasa hangat.
Itu sebabnya,
mengapa lantai kayu menjadi pilihan tepat untuk mereka yang tinggal di kawasan
beriklim dingin, seperti Jepang, Korea, China, dan sekitarnya.
Untuk info pemesanan lantai kayu dan jasa pasangnya, segera hubungi marketing kami 0812-2042-004 Chat Via WA,
2. Tikar Tatami yang Terkesan Tradisional
Apabila penggunaan lantai kayu dapat menciptakan kesan
natural, maka kehadiran tikar tatami akan menghadirkan kesan tradisional.
Tikar khas Jepang ini terbuat dari Jerami padi yang telah
dipadatkan, kemudian dilapisi dengan anyaman rumput igusa.
Sehingga tak heran jika tikar tatami kerap mengeluarkan
aroma alami yang begitu menenangkan, sekaligus meningkatkan kenyamanan Ketika berbaring
diatasnya.
Tikar Tatami hadir dengan ukuran yang sangat bervariasi,
namun pada umumnya sekitar 90 cm x 180 cm.
Akan tetapi, kini penggunaan Tikar Tatami memang sudah terlupakan
pada desain interior modern.
Baca juga: Inilah 5 Jenis Tikar Anyaman yang Sudah Mulai Dilupakan!
3. Pintu Geser Shoji yang Wajib Ada
Dalam bahasa
Jepang, pintu geser disebut dengan istilah shoji yang memang memiliki keunikan dari jenis pintu pada
umumnya.
Bagaimana tidak? Sebab kerangkanya terbuat dari bahan kayu,
sedangkan bagian permukaan pintu shoji terbuat dari bahan kertas agar bisa
ditembus cahaya.
Selain
diaplikasikan pada rumah tradisional, pintu shoji juga sudah mulai banyak
diaplikasikan pada rumah Jepang modern.
Seiring dengan berjalannya
waktu, kini material kertasnya sudah diganti dengan gelas kaca yang terpasang
di dalam kerangka kayu.
Dengan menggunakan
jenis pintu yang satu ini, pastinya desain interior rumah anda akan kental
dengan nuansa khas Jepang.
4. Keberadaan Jendela Berukuran Besar
Selain berfungsi sebagai pencahayaan alami di siang hari,
paparan sinar matahari di pagi hari juga memiliki manfaat yang bagus untuk Kesehatan
tubuh.
Sehingga tak heran jika kebanyakan rumah-rumah di Jepang selalu
menggunakan jendela berukuran besar, agar mendapatkan pencahayaan alami yang mencukupi.
Dalam hal ini,
usahakan untuk menempatkan jendela-jendela yang berukuran besar pada arah
matahari terbit.
Atau, anda juga
bisa menggunakan skylight dalam memaksimalkan pencahayaan alami pada rumah.
Dengan adanya
sistem pencahayaan alami yang maksimal, tentu saja dapat menunjang keindahan
serta aktivitas di siang hari, sehingga anda bisa lebih menghemat lagi dalam
penggunaan lampu.
Namun, hal itu
tergantung lagi pada jenis kaca yang digunakan. Pasalnya, setiap jenis
kaca memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
5. Dilengkapi Dengan Chabudai dan Zabuton
Apa itu Chabudai? Perlu diketahui, chadubai merupakan meja
berukuran pendek yang terbuat dari bahan kayu.
Meja ini memiliki ketinggian kaki-kaki berkisar 15 cm sampai
30 cm, yang mana bagian kaki-kakinya bisa dibongkar pasang dengan mudah.
Biasanya meja
chabudai sering digunakan untuk beragam kegiatan seperti meja belajar
minimalis, meja makan, meja kerja dan sebagainya.
Selain chadubai,
zabuton juga merupakan sebuah furniture yang wajib ada untuk melengkapi desain
interior rumah ala Jepang.
Zabuton sendiri
merupakan sebuah busa yang dilapisi dengan kain, dan biasanya digabungkan
dengan zaisu (kursi lesehan atau bantal duduk).
Tak hanya digunakan
untuk bersantai, zabuton juga kerap digunakan untuk kegiatan meditasi dan
ibadah oleh masyarakat Jepang.
Nah, itu dia
beberapa elemen yang menjadi karakteristik pada desain interior rumah Jepang.
Bagaimana, apakah anda juga tertarik untuk membuat desain interior rumah ala Jepang?