5 Jenis Lantai Lapangan Futsal Dengan Tips Memilihnya
Dari segi permainan, olahraga futsal memang tidak berbeda
jauh dengan sepak bola. Namun, yang membedakannya terdapat pada jumlah pemain
serta ukuran lapangan. Bukan hanya itu, olahraga futsal juga bisa dilakukan di
lapangan indoor.
Dalam membangun sebuah lapangan futsal, tentunya ada banyak sekali hal-hal yang harus dipertimbangkan. Terlebih untuk jenis lantai yang akan digunakan, karena tidak semua jenis lantai cocok diaplikasikan pada lapangan futsal.
Jenis Lantai Untuk Lapangan Futsal Indoor
1. Rumput Sintetis
Tak hanya untuk lapangan
futsal outdoor, rumput sintetis juga kerap dijadikan sebagai material lantai
pada lapangan futsal. Selain dapat memberikan kenyamanan bagi para atlet,
penggunaan lantai rumput sintetis juga tentunya dapat menghadirkan nuansa yang
lebih natural dan alami.
2. Lantai Vinyl
Masih banyak yang beranggapan bahwa lantai vinyl merupakan
parket kayu solid. Hal itu bukan tanpa alasan, karena lantai vinyl tampil
dengan motif yang menyerupai parket kayu solid (kayu asli). Padahal, lantai
vinyl ini bukanlah bagian dari jenis parket solid.
Dari segi material, vinyl terbuat dari pahan Polyvinyl
Chloride (PVC) yang biasa digunakan untuk bahan baku pembuatan paralon atau
pipa air. Itu sebabnya, mengapa lantai vinyl tampil dengan tekstur yang lebih
elastis dan fleksibel.
Meski lentur, bukan berarti juga bahwa lantai vinyl sama sekali tidak memiliki kekuatan. Dari sisi kekuatan, lantai vinyl tergolong cukup awet, tahan kelembapan, tahan korosi dan serangan rayap.
3. Lantai Interlock
Biasanya jenis
lantai interlock ini sering diaplikasikan pada lapangan futsal indoor. Hal itu
bukan tanpa alasan, mengingat materialnya terbuat dari baha polypropylene sehingga memiliki daya tahan yang tinggi.
Selain awet,
lantai yang satu ini juga sudah terbukti tahan terhadap serangan hama serangga,
anti jamur, hingga anti bakteri. Adapun mengenai beragam varian warna yang
tersedia, mulai dari yang gelap, terang, dan netral.
Dari segi
pemasangan, lantai interlock ini terbilang cukup mudah. Pasalnya, lantai
interlock sudah dilengkapi dengan fitur knock down sehingga anda hanya tinggal
membongkar pasang saja. Menariknya lagi, pada setiap sudutnya terdapat kuncian
yang akan mempermudah kita saat memindahkan atau memasangnya kembali.
Akan tetapi, cara perawatan lantai interlock tersebut tidak
boleh dilakukan dengan sembarangan. Saat hendak mengepelnya, sebaiknya anda
menggunakan pel yang bertekstur lembut agar terhindar dari goresan.
4. Lantai Semen Dengan Finishing Pengecatan Diatasnya
Biasanya desain lantai semen ini sering kita temui pada
rumah-rumah di daerah pedesaan. Seiring dengan berjalannya waktu, kini
penggunaan lantai semen pun sudah mulai banyak diaplikasikan pada lapangan
futsal indoor.
Pasalnya, proses pengerjaan desain lantai semen ini dianggap
lebih praktis dan ekonomis lho. Kendati demikian, ternyata penggunaan lantai
semen dapat menghadirkan nuansa yang lebih elegan dan modern pada lapangan
futsal.
Terlebih jika cara pengerjaannya dilakukan dengan benar dan
tepat, yang dijamin akan membuat tampilan lapangan futsal tampak lebiih
berestetika. Untuk mendapatkan hal tersebut, maka proses finishing yang
artistic harus diberi perhatian ekstra.
Dalam hal ini, anda harus memastikan permukaan finishing
tidak bergelombang serta material semen yang digunakan harus terdiri carai
campuran yang sama presisi. Ya, hal itu bertujuan agar tidak terjadi perbedaan
warna lantai dan juga tidak timbul retak-retak di hasil akhirnya.
5. Lantai Parquet
Dikarenakan materialnya yang terbuat dari bahan kayu asli,
tentu saja tingkat kekuatan dan keawetan lantai parquet sudah tidak perlu
dipertanyakan lagi. Tak hanya kokoh dan kuat, penggunaan lantai parquet juga
tentunya dapat meningkatkan nilai estetika pada lapangan futsal itu sendiri.
Terlebih untuk
jenis parquet jati yang memang terkenal dengan keindahan dan keawetannya. Bukan
hanya itu, lantai parquet memiliki permukaan dengan tekstur kesat sehingga
tidak akan licin. Tentunya hal tersebut akan memberikan rasa nyaman dan aman
bagi para pemain, karena dapat meminimalisir risiko terpeleset.
Seandainya terjatuh, kita pun tidak akan terlalu merasa sakit karena tekstur lantai parquet yang tergolong cukup empuk. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, lantai parquet memiliki kemampuan yang dapat menghantarkan suhu hangat sehingga akan berdampak bagus untuk kesehatan.
Baca Juga:
Ini Dia Beberapa Material Lantai Terbaik Untuk Lapangan Basket
Tips Memilih Lantai Terbaik Untuk Lapangan Futsal
1. Perhatikan Tingkat Keamanan dan Kenyamanan
Hal pertama yang harus dipertimbangkan dalam memilih lantai terbaik untuk lapangan futsal, yakni memperhatikan tingkat keamanan dan kenyamanan lantainya. Sebagaimana yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa tidak semua jenis lantai cocok diaplikasikan pada lapangan futsal.
Dalam hal ini, sebaiknya anda memilih jenis lantai yang tekstur permukaannya tidak licin. Apabila teksturnya licin, tentu saja hal tersebut dapat meningkatkan risiko terpeleset sehingga berpotensi mencederai para pemainnya.
2. Sesuaikan Dengan Ukuran Lapangan
Selain tingkat keamanan dan kenyamanan, penting juga bagi anda untuk memilih lantai yang sesuai dengan ukuran lapangan. Pada intinya, jangan sampai anda membeli lantai futsal dalam jumlah yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
3. Sesuaikan Dengan Budget
Sebaliknya apabila budget anda terbatas, maka pilihlah jenis lantai yang memang sesuai dengan isi dompet. Dengan kata lain, jangan sampai anda memaksakan diri untuk membeli jenis lantai yang harganya diluar jangkauan isi dompet.
4. Perhatikan Material Lantai
Tips berikutnya yang harus anda lakukan dalam memilih lantai terbaik untuk lapangan futsal, yakni perhatikan materialnya. Namun, hal ini kembali lagi pada tipe lapangan futsalnya.
Untuk lapangan futsal outdoor biasanya menggunakan jenis lantai rumput sintetis dan lantai semen (lantai plester). Lalu, bagaimana dengan lantai lapangan futsal indoor…???
Baca Juga:
Tips Memilih Lantai kayu yang Tepat Untuk Hunian Rumah
Nah, itulah beberapa jenis lantai terbaik untuk lapangan futsal sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi.